Pameran Maritim INAMARINE Surabaya 2024 – Solusi Efisien dan Inovatif dari TURBION, PME, dan ENERBION

Pada tanggal 20-22 November 2024, ajang pameran maritim terbesar di Indonesia, INAMARINE, akan digelar di Grand City Convex Surabaya. Pameran ini akan menjadi wadah bagi para pelaku industri maritim dari dalam dan luar negeri untuk memamerkan inovasi terkini di sektor maritim. ENERBION, TURBION, dan PME, hadir untuk menampilkan produk dan layanan unggulan mereka, yang diharapkan akan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan industri maritim di Indonesia.

ENERBION: Baterai Tangguh untuk Sektor Maritim dan Industri

ENERBION, adalah penyedia baterai berkapasitas ampere besar yang dirancang untuk keandalan dan ketahanan tinggi, menjadikannya pilihan ideal bagi kebutuhan kelautan dan industri. Enerbion menyediakan Sealed Maintenance Free Batteries dan Dry Charge Batteries, yang sesuai dengan kebutuhan pelayaran maupun industri darat. ENERBION menargetkan untuk memperluas jangkauannya di pasar Jawa Timur melalui kerjasama strategis dan distribusi di bawah Majesty Sinergi Nusantara (MSN) yang berlokasi di Batam dan Surabaya.

Turbion: Penyedia Bahan Bakar Maritim Terpercaya

Sebagai penyedia bahan bakar maritim dan Industri, TURBION menawarkan solusi energi efisien untuk sektor pelayaran. Dengan produk andalannya seperti Marine Diesel Oil (MDO), Marine Gas Oil (MGO), dan Marine Fuel Oil (MFO), TURBION menargetkan untuk menjangkau lebih banyak perusahaan pelayaran dan perkapalan di wilayah Jawa Timur. TURBION berkomitmen untuk menyediakan bahan bakar berkualitas tinggi, ramah lingkungan, dan efisien, serta akan memperkenalkan layanan bunkering cepat dan aman.

PME: Solusi Lengkap untuk Dukungan Maritim

PME (PT Majesty Exelindo) hadir di INAMARINE Surabaya dengan membawa portofolio layanan lengkap di bidang maritim. PME menawarkan Vessel Chartering, Shipping Agency, Ship’s Chandler, Towing Provider, Bunker Service, Marine Support, serta Stevedoring Service. PME siap menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan pelayaran dan industri terkait untuk memenuhi kebutuhan logistik, dukungan operasional, dan efisiensi rantai pasok di sektor maritim. Layanan komprehensif PME akan menjadi solusi strategis bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan dukungan maritim di Indonesia.

Kunjungi Booth 30% Lebih Tahan Lama, TURBION, dan PME, di INAMARINE Surabaya 2024

Bagi para profesional, pelaku bisnis, serta pecinta industri maritim yang ingin mengenal lebih jauh mengenai produk dan layanan unggulan ENERBION, TURBION, dan PME, silakan kunjungi Booth H3-06 di Grand City Convex, Surabaya. Tim marketing dari masing-masing brand siap berdiskusi serta memberikan konsultasi mengenai solusi bahan bakar, dukungan maritim, dan kebutuhan energi yang tepat untuk operasional Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjalin kolaborasi strategis yang akan mendukung perkembangan bisnis Anda di sektor maritim dan industri!

Informasi Pameran:

  • Lokasi: Grand City Convex, Surabaya, Booth H3-06
  • Tanggal: 20-22 November 2024
  • Waktu: 10.00 – 18.00 WIB

Tips Perawatan Aki Mobil: Menjaga Aki Basah dan Kering Tetap Tahan Lama

Perawatan Aki Basah

Aki basah menggunakan elektrolit cair (campuran asam sulfat dan air) yang harus selalu dalam kondisi cukup agar aki dapat bekerja dengan optimal. Berikut langkah-langkah perawatan aki basah:

  1. Cek Ketinggian Air Aki Secara Berkala
    1. Langkah pertama adalah membuka penutup aki dan memeriksa level air aki. Jika air aki berkurang, tambahkan air suling (bukan air biasa atau air aki yang sudah terkontaminasi) untuk mencapai level yang tepat. Jangan terlalu penuh karena saat pengisian daya, cairan akan mengembang.
    1. Idealnya, cek air aki setiap 1-2 bulan sekali atau lebih sering jika kendaraan digunakan dalam kondisi ekstrem.
  2. Periksa Terminal Aki
    1. Pastikan terminal aki (kutub positif dan negatif) tidak berkarat atau korosi. Korosi bisa mengganggu aliran listrik. Jika ada korosi, bersihkan dengan hati-hati menggunakan sikat kawat atau sikat gigi bekas yang dicelupkan dalam campuran baking soda dan air.
    1. Setelah dibersihkan, oleskan sedikit petroleum jelly (Vaseline) untuk mencegah korosi lebih lanjut.
  3. Periksa Tegangan Aki (Voltase)
    1. Gunakan multimeter untuk memeriksa voltase aki. Aki yang sehat biasanya menunjukkan tegangan 12.6-12.8 Volt saat mesin mati. Tegangan di bawah 12 Volt menandakan aki mulai lemah atau perlu di-charge.
  4. Periksa Kondisi Fisik Aki
    1. Periksa apakah ada kebocoran atau retakan pada badan aki. Kebocoran elektrolit dapat mengurangi kemampuan aki untuk menyimpan daya dan berisiko merusak komponen lain.
  5. Jaga Aki Agar Tetap Bersih dan Kering
    1. Pastikan tidak ada kotoran atau cairan yang tumpah di sekitar aki. Kotoran bisa menyebabkan aliran arus listrik yang tidak diinginkan dan mengurangi efisiensi aki.
  6. Cek Sistem Pengisian (Alternator)
    1. Pastikan alternator bekerja dengan baik. Jika alternator rusak atau tidak mengisi dengan baik, aki akan cepat habis. Cek tegangan aki saat mesin hidup; seharusnya naik menjadi 13.8-14.4 Volt jika sistem pengisian berfungsi dengan baik.

Perawatan Aki Kering

Aki kering (seperti aki AGM atau gel) tidak memerlukan pengisian air atau pemeliharaan elektrolit. Aki ini dirancang agar lebih mudah dirawat, tetapi tetap membutuhkan perhatian. Berikut langkah-langkah perawatan untuk aki kering:

  1. Periksa Tegangan Aki Secara Berkala
    1. Meskipun aki kering tidak memerlukan pengisian air, tetap penting untuk memeriksa tegangan aki secara rutin. Aki yang sehat akan menunjukkan tegangan sekitar 12.6 Volt saat mesin mati. Jika tegangan turun di bawah 12 Volt, segera periksa kondisi aki.
  2. Periksa Kebersihan Terminal Aki
    1. Sama seperti aki basah, pastikan terminal aki kering bebas dari korosi. Gunakan sikat kawat atau alat pembersih khusus untuk terminal aki untuk membersihkannya.
  3. Jaga Agar Aki Tidak Kehabisan Daya Total
    1. Meskipun aki kering lebih tahan terhadap pengosongan daya, usahakan jangan biarkan aki terlalu lama dalam kondisi daya rendah. Biasakan untuk menghidupkan mesin kendaraan secara teratur agar aki tetap terisi dengan baik.
  4. Periksa Kondisi Fisik Aki
    1. Periksa apakah ada retakan atau kerusakan pada casing aki. Jika ditemukan kerusakan atau kebocoran, aki perlu diganti segera karena aki kering yang rusak tidak bisa diperbaiki.
  5. Pastikan Sistem Pengisian Berfungsi dengan Baik
    1. Sama seperti pada aki basah, pastikan alternator berfungsi dengan baik agar aki dapat diisi kembali dengan optimal saat mesin menyala. Cek tegangan aki saat mesin hidup, seharusnya antara 13.8-14.4 Volt.
  6. Hindari Overcharging (Pengisian Berlebih)
    1. Aki kering, terutama tipe AGM dan gel, rentan terhadap overcharging. Pastikan sistem pengisian kendaraan tidak menghasilkan tegangan yang terlalu tinggi karena bisa merusak struktur internal aki. Beberapa kendaraan modern sudah dilengkapi dengan sistem pengisian otomatis yang menjaga voltase tetap stabil.

Kesimpulan

Merawat aki kendaraan, baik aki basah maupun aki kering, sangat penting untuk memastikan kendaraan tetap berjalan dengan lancar dan menghindari kerusakan yang tidak diinginkan.

  1. Gunakan Kendaraan Secara Teratur: Jika mobil jarang digunakan, pertimbangkan untuk melepas terminal aki atau menyalakan mesin sesekali untuk menjaga daya aki.
  2. Hindari Pemakaian Elektronik Saat Mesin Mati: Menyalakan perangkat elektronik saat mesin mati bisa menyebabkan aki cepat terkuras.
  3. Jaga Kebersihan Sekitar Aki: Aki yang bersih dan bebas dari kotoran akan bekerja lebih efisien. Pastikan tidak ada kotoran yang bisa mengganggu aliran listrik atau menyebabkan korsleting.
  4. Cek Sistem Pengisian Secara Rutin: Pastikan alternator dan sistem pengisian berfungsi baik untuk menghindari masalah dengan daya aki.

Dengan merawat aki dengan baik, baik aki basah maupun aki kering, Anda dapat memperpanjang umur aki dan menjaga performa kendaraan Anda tetap optimal. Oleh karena itu, jangan lupa untuk pilih dan gunakan aki MF atau DC yang berkualitas seperti aki Enerbion.